[Ficlet] Waiting.

Waiting

Waiting. by gsashasl

The cast

Jung Soojung

The other cast(s)

Kim Myungsoo ; Kim Jong In

Genre

Fluff? ; Sad ; Life

Leght

Ficlet

Inspired by

A White Summer Zola Kharisa

Diclaimer : Artwork & Story by gsashasl, other belong to god^^

A/N : First Ficlet & Fluff^^ I hope kalian bisa ngerasain feelnya karena ini aku pertama kali bikin Fluff^^

###

Warna biru yang tadinya mewarnai langit yang indah ini sekarang menjadi warna oranye. Angin siang pergi dan datanglah angin sore yang membuat rambut seorang perempuan yang duduk dibangku yang menghadap ke arah laut itu. Mayoritas semua orang yang berada disana melihatnya yang sedang melamun duduk dibangku itu.

“Dia sedang apa ya?” “Mungkin saja ia ditinggal pacarnya dan stress.” “Apakah dia gila?” Kata-kata itulah yang mayoritas terlontar dari orang-orang asing bagi wanita ini. Apa reaksi wanita ini? Hanya diam, mengacuhkan kata-kata yang jelek untuknya itu.

Drttt.. Drrttt..

Getaran handphone miliknya menghancurkan lamunannya itu. Dia segera mengambil handphonenya yang berada dikantong celananya itu.

From : Amber

Krystal, sudahlah. Dia tidak akan datang! Cepatlah pulang.

Perempuan yang menerima SMS dari sahabat karibnya itu hanya membaca SMS itu tanpa dibalas oleh perempuan ini, dia tetap menunggu meskipun ada halangan.

Langit semakin lama-semakin gelap, kota ini nyaris gelap, orang-orang yang berada disanapun sudah ludes habis. Hampir tidak ada orang disana, bukan tidak ada, hampir tidak ada. Seorang lelaki yang sedang berjalan melihat keadaan perempuan ini, sepertinya lelaki ini mengenalnya.

“Soojung-ah.. Apakah kamu mau menunggunya sampai larut malam begini?” Perempuan yang bernama Soojung itu hanya mengangguk-angguk kecil. Lelaki ini hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Kamu sudah tidak makan mulai pagi ini, tidak minum mulai pagi juga. Bibirmu juga pecah-pecah, wajahmu memucat! Keadaanmu sangat menghawatirkan, Soojung-ah!” Soojung tetap mengacuhkan lelaki itu, dia tetap memandang matahari yang mau terbenam sepenuhnya itu.

“Kau tidak pernah merasakan perasaanku, Jong In. Dia sangat special bagiku. Dia menemaniku saat duka maupun suka. Diapun berjanji hari ini dia akan bertemu denganku!” Akhirnya Soojung mengeluarkan suaranya juga. Lelaki itu–Jong In hanya menatapnya berkaca-kaca, tidak percaya cintanya kepada seseorang yang ditunggunya itu sampai sebegitunya.

“Kau juga tidak memikirkan perasaanku juga, Soojung-ah! Aku juga mencintaimu!” Soojung dengan muka datar menatap Jong In. “Aku juga mencintaimu, tetapi aku lebih mencintainya. Entah cintaku kepadanya tiada batas.” Mata Jong In hampir meneteskan sebulir air mata yang akan melaju menuju ke pelipisnya.

“Janganlah menangis, carilah perempuan yang lebih baik dariku.” Suara Soojung mulai melemah dan serak, tangannya yang lembut itu menghapus air matanya itu. Lalu Soojung menghadiahkan Jong In senyuman yang manis, dengan sendirinya tubuh Jong In mendekati Soojung dan memeluknya.

“Kau memang luar biasa, Soojung-ah.” Jong In berusaha menghentikan tangisannya itu.

“Tolong tinggalkan aku sendiri. Terima kasih telah mencintaiku.” Ucap Soojung membuat Jong In ‘tak sengaja mengukir senyumannya untuk Soojung, begitu juga Soojung. Lalu Jong In menuruti perkataan Soojung dan meninggalkan Soojung.

Langit sudah gelap, bulan sudah menutupi cahaya matahari dan sekarang bulanlah yang menyinari kota ini. Soojung tetap diam menunggu seseorang yang ditunggunya, dan ditemani oleh suara-suara ombak.

“Kenapa kau tidak muncul sampai sekarang?” Gumam Soojung sambil menggigil kedingin oleh karena angin laut yang berhembus kearahnya. Tiba-tiba ada yang melemparinya jaket, entah darimana asalnya. Jaket itu berukuran sangat besar dan berwarna biru tua.

Soojung menyadari sesuatu.

Mata Soojung mulai mengeluarkan air mata dengan tidak segan-segan, dan tidak segan-segan pula dia memakainya. Dia merasakan aroma khas dari jaket itu.

“Hei, jangan mengambilnya dengan sembarangan! Aku juga kedinginan.” Soojung kaget ketika dia mendengarkan suara itu. Berpikir dia berhalusinasi atau tidak, Dia pikir itu hanya halusinasi jadi dia hanya mengacuhkan suara itu dan melanjutkan kegiatannya.

Tunggu..

Soojung baru menyadarinya, darimana asal jaket ini? Jaket ini miliknya, tapi berasal darimana?

“Ya! Soojung-ah!! Apakah kau tidak mendengarkanku?!” Ada seruan itu lagi, Kali ini Soojung yakin dia tidak berhalusinasi. Dengan cepat dia menoleh kebelakang.

Tidak ada siapapun.

Soojung dengan yakin dia berhalusinasi lagi.

“Soojung-ah..” Terdengar bisikan dari telinga Soojung, Soojung pikir dia berhalusinasi lagi. 

“Kau tidak menyadari keberadaanku?” Tiba-tiba ada suara dari bagian belakang Soojung, Soojung membelalakkan matanya lalu menoleh kebelakang.

Sosoknya yang tinggi..

Senyumannya..

Suaranya..

Soojung rindu dengan semua itu, Soojung meneteskan air mata lebih banyak sekarang. Dengan tidak segan-segan Soojung berlari menuju ke arahnya dan memeluknya.

“Kim Myungsoo.. Kau sungguh-sungguh Kim Myungsoo..” Suara yang didengar Soojung itu asli, bukan halusinasi. Kim Myungsoo–Pemilik suara itu mengelus-elus rambut Soojung yang terurai itu.

“Kali ini aku berjanji, Aku tidak akan meninggalkanmu.”

Forever?

Forever.”

###

Bagaimana? Feelnya nggak dapatkan? Btw, aku juga post disini [link]

Comment, please^^

17 responses to “[Ficlet] Waiting.

  1. yeayyy.. nemu ff myungstal baruuu !!!😄
    kangen bgtt ama ff mereka! myungstalkuu :3
    aku belum baca sihh sebener.nya,, tauu komentt ajja U,U mau baca dlu dehh..
    dahh authotr!😀
    #bikin myungstal lagi yaa😄

    • Hahaha😄 Aku juga kangen kok (?)
      Meninggalkan jejak sebelum membaca *apaan nih
      Wah.. WHC author aja belum selesai😄 haha, udah buat FF lagi😛

    • iyakah? :O saya ngga tau deh-_- maaf ya, bukannya plagiat tapi sungguhan saya nggak tau ._. maaf banget w(0.0w)

  2. maaf ya sa aku baru baca ini T^T baru sempet masalahnya..
    anyway, kamu terinspirasi A White Summer-nya kak Zola yah?

    pertama, ini fluff? kok aku yang baca nyesek nyesek asek gimana gitu~ Kai yang ditolak, dan… Myungsoo yang meninggal? TT kok kamu tega sih buat pasangan unyu dua itu berpisah? T^T #yasesukanyasasaohh.. oke maap aku nyepam TT
    tapi, aku suka sama cerita ini xD terus berkarya sasaaaa🙂

    • sebenarnya aku bukan terinspirasi T^T cuman aja aku berimajinasi langsung aku tulis, eh.. jadinya mirip A White summer gitu .-. mungkin aku ralat ada terinpirasi A white summer aja ya? ._.
      Eh, Kim Myungsoonya ga meninggal😄 Itu yang ngelemparin jaketkan Si Myung~

      makasih kakzu~

      • sorry nih baru bales u,u
        yaudah, daripada salah persepsi di salah satu pihak, emang lebih enak kalau cantumin inspired by xD lagian ini fic okeh juga kok~
        hadooooh, tapi aku nangkep maksudnya itu si Myung sejenis arwah dan Krys itu apa ya sejenis ngga ikhlas gitu~ #apaanlagiini..
        iya, tapi.. TAU AHHH EFEK BESOK US u,u
        tapi, aku sukaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkk xD buat yg fluff lagi dongg~ jangan yang mellow yah u,u
        anyway, MAKASIH KAMU UDAH MENISTAKAN KAI disini xD #jogetgangnamstyle~

      • betul, dripada author war (?)
        wah, kalo kayak gitu yg buatFFnya yg ga tgea si Myung meninggal T^T
        eh, US ga belajar? :O xD
        makasih~ kalo yg ga melow mungkin couple lain mungkin, tp aku usah’in Myumgstal yee~~
        nahloh xD Kai digitu’in tambah seneng? lol deh😄

  3. Wah, aku baru buka ini setelah lihat notif masuk. Jujur, ini agaknya pertama kali ada FF yang terinspirasi dari ceritaku *terharu* dan terimakasih! Ini suatu apresiasi banget buat aku! Dan oh ya, aku suka kok sama cerita yang kamu buat. Masih belum bisa bayangin Jongin nangis hahaha~ tapi feelnya cukup dapet kok, lalu kenapa di sini aku jadi lebih milih Krystal sama Jongin ya? *efekbias* okay, keep writing!😀

    • Sebenarnya Ficlet ini kayak langsung nancep di kepala, langsung tulis aja. Terus mungkin kepikiran A White Summer jadi konsepnya kayak A White Summer gitu *lol
      Tapi A White Summer itu nancep dihati aku lho kak T^T, makasih kak😀 Bayangkan Kai nangis pasti aneh XDD
      Feelnya mungkin agak ga dapet karena saya masih kecil (?)
      makasih kak~

      btw, salam kenal kak~ Sasha, 01line (2001)😄

      • Haha, itu fanfic MyungStal pertama sih jadi masih belum terbiasa buat hehe~
        Hah? 01lines? Please itu masih muda banget. Berarti sekarang kamu kelas 6 SD ya? Haha salam kenal juga😉

      • meskipun first tetep bagus kok kak! buat Myungstal yang banyak ya~ dan jangan lupa Skydragon juga harus dibuat XDD
        tentu saja saya masih muda XDD iya, kelas 6 SD dan jangan pernah panggil saya Adek😄 panggil aja Sasha😀

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s