[Ficlet] Someday

so

Someday

made by gsashasl

The cast

Jung Soojung – Kim Myungsoo

The other cast(s)

Random

Genre

Romance – AU – Drama – Life – Fluff? nevermind

Leght

Ficlet

Diclaimer

Artwork & Story by gsashasl, other belong to god^^

A/N  

Membuat FF disaat sebelum UN^^ (tgl 6-8 Mei) anak SD baru segitu UNnya😀 Maaf ya FF ini crack (jelek banget!) MOHONG BACA A/N DIBAGIAN AKHIR CERITA^^ DAN PEMAIN DISINI MASIH SD YAA!!

—-

Ledakan suara terdengar keras di kelas VI A, murid-murid kelas VI A itu masing-masing sedang memeriahkan suasana. Beruntung mereka, hari itu pelajaran matematika sedang ditunda oleh karena gurunya sedang sakit, mereka berbebas ria untuk membuat onar dan bercakap-cakap sampai membuat bising kelas itu tanpa mendengar amukan dari guru killer milik mereka.

“Hei! Aku dengar dari anak kelas VI B, saat study tour nanti isi bis kita akan digabungkan dengan beberapa anak kelas VI C!”

“Benarkah?”

“Akupun tidak tahu, dan ada rumor lagi, kalau kita akan dipisah-pisah; beberapa anak kelas VI A masuk dalam bis nomer satu dan beberapa lagi bis nomer dua, beberapa anak kelas VI B masuk dalam bis nomer satu dan beberapa lagi bis nomer dua, dan beberapa anak kelas VI C masuk dalam bis nomer satu dan beberapa lagi bis nomer dua!”

“Oh, tidak! Aku tidak mau anak kelas VI A akan dipisah!”

“Aku juga!”

“Tapi kasihan Soojung, nanti dia tidak bisa bertemu dengan Myungsoo! Hahaha!”

Suara tawa seketika meledak lagi, Soojung—anak yang di singgung menyukai anak bernama Myungsoo  (anak kelas VI C) itu berdecak kesal dengan wajah kusut, dia paling benci jika di bilang menyukai anak bernama Myungsoo.

“Aku tidak menyukai Myungsoo!”

3 teman yang berada disekitarnya—yang mengerti Soojung menyukai siapa—hanya berkata “Sabar..” kepada Soojung. Sedangkan 28 teman lainnya—isi murid dikelas tersebut ada 32 orang—menggoda Soojung dengan berkata, “Bilang saja kamu menyukai Myungsoo!” “Kamu menyebunyikan perasaanmu kepada kami. Jujur saja, kau menyukai Myungsoo-kan?”

KRINGG!

Tidak sadar kalau sekarang sudah waktunya untuk istirahat siang, semuanya—anak kelas VI A—keluar kelas untuk pergi ke kantin, tapi ada beberapa yang tetap berada di kelas.

Kalau Soojung seperti biasanya; berdiri di pintu depan kelas sambil melihat-lihat pemandangan lapangan yang ramai oleh karena adik kelasnya yang berlari-lari tidak jelas.

Matanya tertuju pada seseorang secara tiba-tiba.

Seseorang merangkul teman sebelahnya sambil berjalan di depan kantin tidak jelas arah jalannya, dan sedikit melirik-lirik ke arah kantin. Soojung sudah tahu dia melirik ke arah siapa.

“Kau melihat siapa?” Tiba-tiba suara itu terdengar dari telinga kanannya. Soojung kaget, Soojung pikir si Bom—teman sekelasnya yang bertanya kepadanya tadi—melihat Soojung melihat ke arah orang yang melirik ke arah kantin itu.

“Tidak, aku tidak melihat siapa-siapa.”

“Ku tebak, kau melamun memikirkan seseorang.”

“Bisa dibilang begitu.”

Bom pergi tiba-tiba setelah mendengar jawaban Soojung, Soojung bernapas lega setelah Bom tidak menyadarinya. Soojung memfokuskan matanya ke arah si ‘dia’ lagi sambil berpura-pura melihat adik kelasnya yang berlarian sana-sini tidak jelas.

“Soojung, kau menyukai Myungsoo ya?”

Oh, tidak.

“Tidak mungkin, Sunkyu. Kau dengar gossip itu dari mana?” Sunkyu—anak kelas VI C yang bertanya tadi—dan gerombolan temannya hanya tertawa menggoda.

“Tidak, itu bukan gossip. Itu fakta, aku bisa membaca pikiranmu, Soojung.”

Ini gila, Sunkyu.

Sunkyu dan geromobolannya pergi begitu saja, Soojung sekali lagi menghelakan napasnya.

KRINGG!

Soojung tidak sadar jika sedari tadi dia hanya melihat ke arah si ‘dia’ selama 15 menit—waktu istirahat. Cukup lama..

Tata peraturan sekolah, setiap bel selesai istirahat berbunyi, semua siswa harus baris didepan kelas mereka masing-masing, Soojung berjalan pelan ke tempat berbaris.

BUGH!

Soojung jatuh dan mengerang kesakitan, sakit sekali.

“Myungsoo! Kau apakan Soojung!”

Baiklah, Soojung baru menyadari jikalau yang menabraknya adalah Soojung.

“Soojung-ah! Maaf, kau bisa berdiri?” Aku mencoba berdiri, tetapi rasa perih tiba-tiba menyerang kaki dan tangan Soojung, ternyata kaki kanan dan tangan kiri terlihat berdarah semi lecet.

“Sungguh, aku tidak bisa berdiri. Sakit sekali.” Jawabku santai, akupun masih coba berdiri. Tiba-tiba 2 guru datang ke arah Soojung.

“Ada apa ini?!”

“Sebelumnya, Myungsoo berlari ke arah kelas, tetapi ternyata Myungsoo menabrak Soojung!” Soojung agak risih melihat 2 guru itu mendengarkan penjelasan seorang anak dari antara anak kelas VI itu. Seketika itu juga Soojung menjadi sangat risih dan malu melihat Myungsoo yang menatapnya dengan rasa bersalah; ditemani suara “Cie–” anak-anak kelas VI.

“Baiklah, Myungsoo. Kau tahu peraturan sekolah? Anak kelas 6 tidak boleh berlari-lari di area sekolah, dan sekarang kamu harus tanggung jawab perbuatanmu terhadap Soojung.”

Sial..

“Horee!” Sungguh memalukan bagi Soojung, teriakan anak kelas VI A, VI B dan VI C-pun membuat Soojung agak kesal dengan mereka.

“Nanti Naeun cemburu lho, Myung!” Mereka saling saut-sautan dengan nama Naeun—Adik kelas kami yang katanya di tembak oleh Myungsoo, mereka saling suka satu sama lain tapi sampai sekarang belum pacaran.

“Tunggu apa lagi, Myungsoo? Sekarang! Sebelum Soojung terkena infeksi.” Soojung meniup luka-luka yang ada ditubuhnya itu. Dengan acuh Myungsoo mengangkat Soojung dan merangkul Soojung; membantu Soojung berjalan menuju UKS.

Jantung Soojung tidak bisa berdetak normal.

Tempo detak jantung Soojung tidak karuan, tidak karuan cepatnya. Soojung berharap Myungsoo tidak merasakannya.

Sesampainya di UKS, Myungsoo membantu Soojung untuk duduk dan mengobati luka Soojung. Soojung menjerit kesakitan. Luka Soojung—yang ternyata serius, luka di bagian tangan kirinya ada sedikit daging miliknya yang robek dan kaki kanannya hampir seluruhnya dilumuri darah.

“Maafkan aku—“

“Aku tidak bisa memberhentikan diriku sehingga membuatmu begini.”

Soojung membelalakkan matanya, Dia hanya mengenal Myungsoo yang suka berkata kotor dan suka mempermainkan cewek—meskipun masih SD, Myungsoo sudah pernah berpacaran selama 7 kali—dan sekali lagi, Soojung baru mengetahui sisi baik milik Myungsoo.

“Tidak apa-apa.”

“Tidak apa-apa? Apa kau gila?! Keadaanmu begini kau bilang tidak apa-apa?!”

“Lalu aku harus bilang apa? Aku harus bilang ‘Kau itu jangan bla-bla-bla-bla’? Itu tidak pantas di dengar.”

“Baiklah-baiklah!” Myungsoo menyelesaikan pekerjaannya–mengobati Soojung, dan mencuci tangannya.

“Selesai!”

“Apakah Naeun tidak cemburu?”

“Tidak tahu.”

“Kau menyukainya. Bukan?”

“Tidak.”

“Jujur.”

“Sungguh, tidak.”

“Kau menembaknya, bukan?”

“Euhmm—tidak.”

“Berita itu sudah tersebar.”

“Tidak!”

“Jadi kau mengaku jika Naeun tidak cantik?”

“Baiklah! Benar, aku menyukainya.”

“Aku akan menjaga rahasiamu yang sebenarnya sudah bukan rahasia lagi, Myungsoo.”

“Sudahlah! Cepat kembali ke kelasmu!”

Soojung tersenyum renyah, menatap Myungsoon yang berwajah merah padam oleh karena perkataan Soojung. Soojung baru menyadari, perasaan khusus untuk Myungsoo semakin tumbuh oleh karena kejadian ini, meskipun rasa sakit hati—oleh karena cinta bertepuk sebelah tangan masih ada.

Bolehkah aku berharap?

Jikalau boleh, aku ingin bersamamu di masa depan nanti.

Bolehkah aku menambah perasaan ini?

Jikalau boleh, aku ingin menambah perasaan ini lebih dari menyayangi dan menyukai.

Bolehkah kita bersama?

Jikalau boleh, Aku ingin kita memiliki perasaan yang sama.

Entah kenapa meskipun kamu mempunyai sifat yang buruk.

Kau masih punya hati yang sedikit bersih.

Suatu saat nanti, aku tetap menunggumu.

–T’E

Hai all! Basa-basinya dibawah ya^^

Jujur, rasanya sebelum UN akunya santai&tambah buat FF-..- Saya memang murid tidak baik #doeng

FF ini dibuat tgl 3 mei 2013, dan aku masih stress dengan banyak hal, Project FF belum selesai, UN yang sebentar lagi akan datang, 2 FF request temen-temen yang tertimbun, berpuluh-puluh FF yang WIP tapi tidak jadi-jadi, ARGHHHH!! idk, pasrah jalanin hari-hari deh #curhat

Setidaknya stress saya mulai hilang ketika buat cerita based on true story ini :3 Jadi inget sama si dia #galauMonyet (?) Okay, hasilnya memang typo dan bahasa tidak biasa banget-_- bingung mau jelasinnya gimanaaaaaaaaaaaaaaaaaaa (?)

Ngomong-ngomong, comment yah^^ jangan lupa! Commentnya mungkin saja commentnya bisa buat menambah ilmu’ku dan aku bisa berkembang di project FF selanjutnya😀

Sekian.. makasih..

*p.s : Masih ada yang belum ngerti? Tanya aja di comment^^

<SEE YOU AT MY NEXT PROJECT>

21 responses to “[Ficlet] Someday

  1. ya ampun ga nyangka authornya masih SD:3 ihh ciyeee udah UAN nih yaa…
    ehm ini ficnya emang masih polos banget.. mungkin sama kayak authornya mueheheh :>

  2. Kaget pas lihat, ternyata author masih SD. Aku kira author udah SMA/Dewasa ._.

    yah, Sad end T.T
    ff nya bagus kok thor, tapi lebih bagus kalo ada sequelnya *modusmodus -.-v

    ditunggu karya karya lainya^^.

    • wahh~ nggak mungkin😀 saya masih unyu kok, hahahaha~

      bukan sad end kok😀 netral end (?) sequel? tunggu saya mempunyai moment bagus tentang si dia ya🙂

      makasih udh baca dan comment><

  3. ff ini polos dan lucu banget..
    nggak nyangka kalo yg buat calon anak smp
    salut deh🙂 buat adik sasha🙂

  4. aigoo O.O
    gak nyangka deh, masa iya authornya calon anak smp? mikirnya.. paling engga udah kelas 8 deh, ternyataaah..

    well.. kagum sama kamu yg masih muda bangett, tapii udah bisa bikin epep kecehh kaya ginii :3
    Quote yg diakhir okehh bangett lho!
    walaupun Endingnya bisa dibilang Sad, yahh.. tetep suka karakter Jungie yg gak berhenti berharap :’)

    bikin sequel dong Saeng^^
    cemungudhhh😀

  5. Huh naeun sm kle masih jauh cantikan krystal kali myung -_- jungie sukailah pd orang yg menyukaimu*jiahhh eh tp kn yg suka SooJung bnyak masa SooJung hrus bagi2 banyak perasaan*apa deh ini bualan U.U

  6. kok disini cerita kelas vi yah? apa memang begitu? ahh entahlah yang tahu hanya kamu author😀

    • hai kak Kartika!
      Aku kaget ada comment di ff lamaku karena aku udah lama nggak publish ff ((siapa yang tanya ya-_-))
      ini ceritanya kelas 6 sih karena ini berdasarkan true story ku kak, dan aku saat itu kelas 6 ahahaha xD FYI aja sih ._. ga penting yahhh..
      terima kasih udah comment kak!

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s