[Vignette] Beautiful Stranger

jsj

Beautiful Stranger

||

by Hanseora

© 2013

Main Cast: Kim Myungsoo & Jung Soojung || Sub Cast: Others || Genre: AU, Fantasy, Absurd, … (?) || Length: Vignette || Rating: PG-15 || Disclaimer: All cast belong to the entertainments. Plot and story are mine. Terinspirasi secara tidak sengaja dan mengalir begitu aja dari otak.

a/n: Sebenarnya saya sedang dalam masa hiatus total. Akan tetapi saya merasa gak enak baru ngepost satu FF disini. pun ffnya belum kelar karena baru prolog. Jadi saya ingin menulis walau rada maksa karena di tengah-tengah keadaan WB yang sangat akut dan parah. Semacam gak ada jiwa dalam menulis (?) dan ditengah-tengah tugas sekolah yang udah numpuk aja -_-

Recommended song: EXO – Peterpan / f(x) – Beautiful Stranger /

Happy Reading!

Summary:

Kecantikannya, membuat seorang Kim Myungsoo lupa diri. Melupakan sesuatu hal yang sangat fatal jikalau ia melanggarnya. Namun, terlambat sudah. Toh, ia tak peduli lagi.

Lambat laun ia pasti akan mengalami perasaan yang bernama cinta, sama seperti apa yang dirasakan oleh para manusia yang ada di bumi.

Lantas, siapakah gadis yang telah mencuri hati Kim Myungsoo—si Mahkluk dari negeri dongeng tersebut?

-oOo-

Malam pun beranjak tiba. Di tepi danau, cahaya kunang-kunang menerangi kedua insan yang sedang saling melakukan aksi bungkam. Sang pria membisu sembari menatap pantulan wajahnya di atas permukaan air danau. Sedangkan sang gadis, ia terdiam menatap punggung prianya—menahan hasrat ‘tuk menangis lantaran telah menunggu terlalu lama akan sebuah pernyataan yang tak kunjung terlontar dari bibir sang pria.

Hening, hanya ada suara burung hantu yang berasal dari pepohonan sekitar. Angin pun berembus serasa mencekam menerpa tubuh keduanya. Rembulan yang menggantung di atas sana, kian tak terlihat lagi lantaran tertutupi oleh kabut serta hamparan awan hitam. Bintang? Entah sudah berapa lama bintang-bintang seolah enggan menyinari negeri ini kala malam datang menggantikan cakrawala senja. Mungkin mereka malu, sinar rembulan jauh lebih terang dan mampu menyinari negeri ini sampai ke seluruh penjuru kota. Ah, abaikan saja; itu semua hanyalah pikiran aneh yang mengusik Kim Myungsoo-nama pria tersebut.

“Myungsoo…”

Seharusnya Myungsoo tak seperti ini. Hanya bergeming di tempatnya ketika sang gadis memanggil namanya. Tanpa sengaja telah mengabaikan sekaligus tak menghiraukan lagi perasaan gelisah tak karuan yang melanda benak sang gadis. Oh, tidak tidak; Myungsoo bukanlah pria yang jahat yang sering menyakiti hati setiap gadis, layaknya kebanyakan pria di bumi. Pun, gadis tersebut adalah gadis pertamanya.

Lalu?

Salahkan saja sang dewa, betapa bodohnya telah menciptakan peraturan yang menurut pria itu begitu konyol. Sialnya, ia terlambat ‘tuk menyadarinya.

*

*

*

“Apa maksudmu, Luna? Apakah Myungsoo menyembunyikan sesuatu dariku?” tanya seorang gadis yang menjadi tuan rumah serta menjadi penghuni tetap di rumah jamur ini. Ia menengadahkan kepalanya ke atas, menghadap Luna—seorang gadis berpenampilan layaknya peri—yang telah menjadi seorang sahabat untuknya hampir  lima tahun terakhir; semenjak ia hidup di negeri dongeng jauh dari batas normal akal pikirannya. Pun ia tak mengerti mengapa ia bisa bertandang jauh hingga ke negeri ini.

“Jadi kau sungguh tidak tahu apa yang menyebabkan Myungsoo kehilangan kekuatannya?” Bukannya menjawab, Luna justru melemparkan pertanyaan kembali; tentu saja semakin membuat gadis si pemilik rumah jamur ini mengernyitkan alisnya heran bercampur rasa cemas tak terbantahkan.

Lebih baik, kau menanyakannya langsung pada pria itu, Soojung.” Luna berkata dengan intonasi tegas, terkesan memberi saran pada Soojung—nama si gadis tersebut—agar segera bergegas menemui Myungsoo yang tak lain adalah kekasih Soojung. Jika ia benar-benar ingin mengetahui jawabannya.

“Baiklah.” Soojung menyahut singkat sembari menghela napas berat. Keningnya berkerut; khawatir jika seandainya saja sesuatu hal buruk menimpa kekasihnya tersebut. Sejurus, ia pun segera melangkahkan kakinya keluar dari rumah jamurnya.

Oh, jangan sampai hal itu terjadi!

*

*

*

“Maaf, Soojung.”

Rasanya begitu sulit bagi Myungsoo mengatakan dua kata tersebut. Myungsoo masih berada di tempatnya, belum bergeser sedikit pun untuk menoleh ke belakang ataupun menghampiri Soojung. Ia menelan saliva-nya sembari memejamkan matanya pasrah menghadap langit.

Soojung kini tak sanggup lagi menahan air matanya ‘tuk keluar membasahi wajah cantiknya itu. Isakan tangisnya pun secara perlahan merambat masuk ke dalam gendang telinga Myungsoo. Membuat pria itu merasa pilu, karena baginya air mata Soojung begitu suci. Selama ini ia tak pernah membiarkan Soojung menangis. Ia akan selalu membuat gadis itu tersenyum dan merasa bahagia, bahkan sejak awal ia bertemu dengan Soojung di bumi. Namun agaknya, hal itu tak berlangsung pada malam ini. Malam ke seribu seratus lima puluhnya bersama Soojung. Atau ke seribu dua ratus? Entahlah, yang jelas Myungsoo bukanlah seorang Hoya—teman Myungsoo yang sangat lihai menghafalkan sesuatu.

“Maaf, Soojung. Aku tak bisa mengatakannya padamu. Lebih baik kau tidak mengetahuinya.”

Soojung lantas menghentikan tangisnya tatkala suara Myungsoo mulai terdengar lagi. Kendati demikian, isak tangisnya masih terdengar samar-samar dan dadanya pun turut bergerak naik turun—gemetaran menahan emosinya.

Sejurus, Myungsoo akhirnya berbalik ke belakang dengan kedua tangan yang ia masukkan ke dalam kantung celana. Maniknya menilik kecantikan Soojung; ternyata ia salah. Soojung bahkan nampak begitu cantik dan anggun meski dalam linangan air mata dengan beberapa kunang-kunang yang berterbangan mengitari tubuhnya sembari mengeluarkan pelita. Ah, Myungsoo lupa. Soojung ‘kan seperti obat adiktif untuknya, yang tiap kali bisa membuatnya melayang tak kepalang hanya dengan melihat kecantikan gadis bumi tersebut.

Keduanya pun kembali bungkam. Dengan sepasang mata mereka yang saling bertubrukkan; menghunjam jantung keduanya. Menimbulkan getaran harmoni yang berdentum-dentum keras di dalam sana.

“Ah, kalian rupanya.”

Tiba-tiba terdengar suara berat yang memecah keheningan. Baik Soojung maupun Myungsoo, lantas mencari letak sumber suara. Oh, rupanya sebuah pohon ek yang berbicara tadi. Sepertinya kehadiran sepasang kekasih itu telah mengusik waktu tidurnya.

“Maafkan aku, Tuan Pohon. Aku tak bermaksud membuatmu terbangun,” kata Soojung kemudian. Ia sudah tidak aneh lagi dengan segala kejanggalan yang ada di negeri dongeng ini.

“Tidak masalah, Nona Cantik. Lalu, apa yang membuatmu menangis? Apa pria itu telah menyakitimu?” tutur Tuan Pohon pada Soojung. Myungsoo berdesis pelan dan melemparkan pandangan tak bersahabat pada tuan pohon. Mungkin, sedikit cemburu?

Soojung sendiri tak begitu keberatan jika harus melanjutkan percakapannya dengan pohon ek di sebelahnya. Kunang-kunang yang tadinya berterbangan mengitari Soojung, mulai beralih ke arah Myungsoo. Seperti ingin menemani pria itu agar tak kesepian lantaran gadisnya telah mendapatkan teman bicara.

“Dia mengabaikanku, Tuan Pohon. Padahal ‘kan aku hanya bertanya padanya, apa yang membuatnya kehilangan kekuatannya? Apa itu salah?” ujar Soojung sembari mengerucutkan bibirnya kepada Myungsoo sebagai bentuk protes.

Tuan Pohon membalasnya dengan tawa, ia urung menanggapi perkataan Soojung. Bukan karena ia tidak tahu jawabannya, ia hanya ingin tertawa sejenak, kala melihat raut wajah Soojung yang menggemaskan nan lucu. Lantas, ia pun mengatakan, “Apakah kalian saling mencintai? Kalau begitu, aku tahu jawabannya, Nona Cantik.”

Soojung kini terlihat begitu antusias mendengar perkataan Tuan Pohon. Ia pun mengarahkan telinganya lebih dekat lagi dan memasangnya dengan seksama. Tak boleh melewatkan satu kata sedikit pun!

“Itu karena…”

Sekonyong-konyong, Myungsoo segera menarik tubuh Soojung ke dalam pelukannya, membuat gadis tersebut tersentak kaget mendapati Myungsoo yang kini mulai mendaratkan ciuman di bibir tipis miliknya. Myungsoo melumat bibir Soojung lembut, menikmatinya dalam hikmat, napas keduanya terdengar berderu tak beraturan. Tak ada gerakan menolak dari Soojung, lebih tepatnya tidak bisa melawan karena tangan Myungsoo begitu kuat menahannya agar tak lepas begitu saja dari dekapannya.

Ciuman kala itu tentu saja, menginterupsi Tuan Pohon yang baru saja ingin menjawab perkataan Soojung sebelumnya. Dalam hati, Tuan Pohon tertawa. Ia tahu apa yang dilakukan Myungsoo saat ini, semerta-merta karena tak ingin Soojung mengetahui jawaban yang sesungguhnya. Benar-benar pintar mengambil kesempatan yang tepat! Ia pun tak ingin mengganggu kedua insan yang tengah bercumbu mesra tersebut. Dan lebih memilih melanjutkan tidurnya kembali.

Satu menit…

Lima menit…

Dua puluh menit..

Setengah jam berlalu.. keduanya pun lantas menghentikan ciuman mereka malam ini. Sebuah ciuman yang terkesan mendadak namun tetap saja terasa begitu manis dan lembut bagi keduanya.

Myungsoo masih mendekap Soojung dalam pelukkannya; Soojung menyandarkan kedua tangannya pada dada Myungsoo yang bidang.

“Aku mencintaimu, Soojung,” ucap Myungsoo kemudian, seketika Soojung mendongakkan kepalanya menatap wajah prianya itu. “Aku tahu.” Gadis itu membalas dengan bisikkan singkat, berusaha kuat menahan debaran jantungnya yang berdegup kencang. Kendati ia tahu, ia pun turut merasakan detak jantung Myungsoo lewat kedua tangannya.

“Tapi ada sesuatu hal yang aku lupakan,” imbuh Myungsoo lagi dengan tatapan matanya yang masih memandang Soojung lekat-lekat. Soojung sendiri menanggapinya dengan alisnya yang bertaut. Mengatakan ‘apa’ tanpa suara lewat kedua matanya yang meneduhkan hati Myungsoo setiap saat.

“Tidak ada cinta di negeri ini. Itu sudah menjadi peraturan telak yang tak bisa diganti seenaknya. Dan aku telah melanggarnya semenjak bertemu denganmu di bumi. Maaf, sebenarnya kedatanganmu ke sini, itu semua karena egoku. Aku hanya tak bisa kehilanganmu, Soojung. Lebih baik aku kehilangan kekuatanku daripada harus kehilanganmu.”

Tanpa disadari, Myungsoo telah mengucapkan seluruh jawaban yang ditanya-tanyakan Soojung sebelumnya, membuat gadis tersebut terkesiap dengan melebarkan matanya tak percaya.

“Myungsoo…”

“Aku tak pernah menyangka bisa jatuh cinta dengan mahkluk asing sepertimu. Tapi aku juga tak bisa menyalahkan kecantikanmu yang membuatku menggila tiap hari. Jadi, apa kau mau hidup bersamaku di dunia ini? Aku janji akan membuatmu lebih bahagia dengan cintaku. Kita akan hidup bersama selamanya, karena di dunia ini tidak mengenal kematian. Kita akan hidup abadi selamanya.”

Soojung tak mampu menjawab selain kata ‘iya’ dari bibirnya. Terjawab sudah apa yang dirisaukannya sebelumnya, ia tak peduli lagi jikalau ia tak bisa kembali ke dunia aslinya di bumi. Ia lebih memilih hidup bersama Myungsoo—si pria tampan dari negeri dongeng. Tinggal di sebuah rumah jamur, memilikki sahabat seorang peri dan tentu saja bercengkerama dengan keajaiban-keajaiban lain yang belum ditemuinya di negeri dongeng ini.

Dunia fana yang indah.

-FIN-

Err, gak nyangka saya bisa membuat fic ini dalam waktu dua jam. .____. Padahal saya lagi hiatus.. tapi kok saya gila sendiri sih waktu bagian kiss scene itu xD gilak.. padahal lagi puasa. *LOL* Ke­-absurd-an dari cerita ini sangat ABSURD! YA IYALAH, secara buatnya mendadak gituh xD jadi maap aja ya kalau banyak typo.. sama ceritanya yang aneh. ;;)

Sekali lagi maaf buat yang udah nungguin ‘GENIUS’.( itupun kalau ada xD) Saya mogok berhenti cuman sampai di prolog doang T__T

Oke, sekian! Review, please?

14 responses to “[Vignette] Beautiful Stranger

  1. saya langsung nongol disini yaaaaa😄 pertama mari kita bahas masalah cover.
    Kalau ngga salah, dulu kakak pernah bilang kalau kakak ngga ahli buat cover, dan masih bagusan punyaku. AKU MAU PROTES!!! /kibarin spanduk/ /bakar ban/

    KYAAAAAA COVERNYA BAGUS BANGET KAAAK😀 kesan misteriusnya dapet banget, terus Soojungnya juga cantik disana😄 tapi alangkah baiknya kalau misal kakak tambahin rumah jamur di dalam cover .___. soalnya yang langsung menarik perhatianku begitu baca ffnya, ya pas rumah jamur itu :3 langsung kebayang Snow White😄 kekekek~

    okeyy ini melenceng .__.

    aku review dulu ya kak🙂
    1. Negri –> penulisan yang benar “negeri”

    2. tuk dan kan karena merupakan kata singkatan dari untuk dan bukan, maka dalam penulisannya diberi tanda petik satu atas. Jadi: ‘tuk, dan ‘kan.

    3. “….teman Myungsoo yang sangat (lihat) menghapalkan sesuatu.”
    –maksudnya lihai ya? ._.

    4. cengkrama –> yang benar “cengkerama”

    udah sih reviewnya cuman segitu aja😀 aku bahkan bingung yang mau direview dari ff seapik ini itu apa ._. soalnya keyeeeeen😄
    penggunaan bahasanya kakak semakin keren dari yang terakhir aku baca🙂 apalagi mulai ada perumpaan, berdiksi, aduh pokoknya ffnya kakak the best laah yaa😄 lebih ada kemajuan daripada aku u,u

    err.. dan karena kakak bilang di twit kemarin kakak mau ke DKV, boleh dong ntar aku request poster ke kakak :3 hihiw~ /joget joget/

    ——————————————————————————————————

    kita ke komen yang sebenarnya (?):

    seperti yang udah aku bilang diatas, aku langsung suka gitu pas narasi yang ngasi tahu kalau Soojung itu tinggal di dalam rumah jamur.. pikirannya aku langsung mikir.. “wuidih Soojung versi snow white nih”😄 apalagi ini fantasy kan? aduh aku pengen nyoba bikin fantasy cuman kayaknya gagal terus T^T hikshiks..

    aku setuju sama kakak… adegan kissing MyungStal itu buat aku……………….
    ………………….OH TIDAAAAAKK!!!!!
    untung lagi ngga puasa.. huft~
    dan kalau boleh aku tahu, kenapa di negeri dongeng itu bisa ngga boleh saling mencintai? padahal aku nangkepnya itu di negeri dongeng cinta selalu mewarnai kehidupan mereka gitu /ceilaaahhh/ okeyy ini efek dari cerita-cerita fantasy yang sering kutonton .___. lol😆 dan apakah si Myung ini pangeran negeri dongeng sampai dia ga boleh saling mencintai?

    dan ngomong-ngomong, latar tempatnya cerita ini kok dibayanganku itu Alice in Wonderland yaa? dimana pohon bisa bergerak sendiri .______. /dor/

    dan siapa yang menunggu Genius? AKU AKU AKU!!! semangat kak😄 aku tunggu lah ya~ semangat QaQa @.@

    ohya aku mau curhat dulu bentar T^T
    aku juga author kurang aktif kok kak disini TT baru ngepost beberapa fic aja disini.. dan kayaknya udah lama juga aku ngga nulis MyungStal sama KaiStal (mengingat KaiStal lagi H.O.T banget) ……………..

    dan ini panjang banget yassalam ._. okeyy sekian dulu, maaf kalau ada kata yang salah atau bagaimana.. ditunggu cerita lainnya XDD

    • Zuky~😄 ADUH SAYA SUKA SAMA RUSUHAN KOMENMU INI !!!! ;____; /nangis pelangi/ sampai bingung nih mau bales apa .__. eh kamu langsung nongol? hahaha makasih ya ! udah mau jadi pembaca pertama ff ini :”)
      eh demi apa O.O itu aku buatnya stress soalnya jelek gitu. bingung milih texture yang mana… terus gambar myungnya kekecilan.. yaudah dia aku selipin di rambutnya Soojung x) eh? iya sih pengennya ke DKV, tapi akhirnya aku memutuskan jadi anak teknik aja deh ^^ aku lebih nyari ke pasar, takutnya DKV, pesaingnya banyak trus nganggur deh .___. /ehh? bakar ban? LOL~

      yap, itu soojung cantik banget awalnya aku bingung mau pake gambar dia yang mana, abis cantik semua TT ahahaha rumah jamur. itu idenya muncul begitu aja jadi kebiasaan, buat cover duluan baru bikin ff. jadi yah gitu xD suka ada yang kurang. lagian rumah jamur aku gak dapet texturenya ._.

      eh masa cuman empat? dan itu cuman typo lagi. apa gak ada ksalahan diksi gitu? ini sumpah loh aku buatnya kayak ngebut gitu. padahal yahh.. gak ada yang ngejar aku, kecuali myungsoo yang kejar cinta soojung /plaak #amin x) MAKASIH BUAT REVIEWNYA🙂 /peyuukk

      kamu lagi gak bermajas kan? demi apa ini keren? kalau absurd sih iya aku terima.. tapi kalau keren???? /hening/ -___- secara aku kalau bikin fic gapernah edit ulang, masalah akhir tergantung pembaca xD jahat sih dibiarin typo bertebaran gitu.. wkwkwk

      apa? kamu mau minta request? duuhh punyamu kan jauh lebih bagus zuky.. kamu gak salah? apalagi blog aku lagi di rehabilitasi (?) jadi kalau mau req cover ya harus ke email, kayak vira kemarin… xD

      ahahah soojung mah pantes jadi apa aja pokoknya yang cantik deh.. dia bener-bener cast cewek yang paling aku suka deh pokoknya! romance, fantasy, action, angst, komedi.. ahh semuanya bisa sama dia.. gatau kenapa… udah melekat banget dihati aku u,u kamu pasti bisa kok zuky, bikin fantasy!! aku bikin fantasy karena udah bosen sama kisah romance di bumi(?) lagipula genre ini aku suka banget berhubung sama imajinasi liarku yang aneh banget -_-v

      ahh untung kamu lagi gak puasa, jadi saya gak bikin batal puasa orang :B eheheh, speechless sumpah aku waktu baca ulang bagian itu x) tengah malem, terus lama pula kissingnya /dduuuuhhhh~
      oke aku kasih penjelasan tentang cerita absurd iini. jadi ya ini ceritanya beda gitu dari negri dongeng, aku bosen aja sama kisah negri dongeng yang berbau cinta, sekalian aja dibuat kayak gini. ide yang aneh -_-
      masalah myung sama soojung itu terserah kamu bayanginnya apa. yang jelas aku cuman pengen aja buat ff mereka, gak tau deh bisa buat lagi apa enggak.. jadi aku tidak tahu bisa melanjutkan genius apa enggak T______T

      eh kamu juga gak terlalu aktif tohh? x___x sama dong ya.. hahah tapi semangat zuky buat bikin ff lainnya disini x) eh KAISTAL YANG ITU YA? ;___; duhh… aku rada jeles tapi suka juga /labil/

      OKE ZUKY… GAPAPA KOK PANJANG AKU SUKA :D!!! BYEEE~ /bawamyungsoopulang

  2. Annyeong thor aku readers baru^^
    akhirnya setelah mandar-mandir sana sini nyari ff MyungStal akhirnya di sni ada yang baru
    ada yang lucu MYUNGSOO CEMBURU MA POHON aigoo sama pohon aja cemburu.
    dan bagian kissing’y aaaaaa saya lupa saya lagi puasa aigo😄
    *ekh ma’af thor readers baru udah ngerusuh hehe😄

    • HALO JUGA😀

      selamat datang di FMSJ~😄

      haha iya aku juga gak tau kenapa tulis kayak gitu. .____.
      gapapa kok, silahkan rusuh lagi x) makasih ya udah mau baca🙂

  3. Dear Seoulovely,

    Fanficnya manis sekali. Thanks ya sudah mengundang saia untuk mereview. Saia suka sekali dengan idenya. Tentang dunia yang tidak mengenal cinta, tapi mengenal sebuah keabadian. Keren. Dua hal yang sering dikaitkan dari jaman Shakespeare dulu selalu dibahas tapi di sini kamu jabarkan lagi dengan begitu manis. Saia suka bagian belakangnya saat Myung bilang kalau dia gak ingin kekuatannya tapi pengin mencintai Soojung seutuhnya. Simpel tapi beneran manis deh.

    Er, mungkin kamu kurang menjelaskan Myung dan Soojung ini makhluk apa secara terperinci tapi dari dialognya saia rasa kamu sudah memberikan clue yang begitu baik. Dan juga kamu menceritakan keduanya tanpa memihak ke salah satu pihak, terkadang penulis suka kehilangan identitas, siapa karakter utamanya, eh malah menjelaskan salah satunya dengan berat sebelah, tapi di ff ini, kendati kamu tidak mejelaskan keduanya dng detail, tapi dua-duanya sama-sama kamu jelaskan secara sepintas. Itu bagus. Terutama kesan mistik di tengahnya dengan kehadiran Tuan Pohon, tentunya. Saia membayangkan ini cerita dengan sedikit unsur surealis dan juga fantasi.

    Dari narasi, kamu membangun citra tulisan kamu dengan menarik. Tidak bertele-tele, memberi penjelasan konflik batinnya dengan mendalam, kendati seringnya ff dengan jenis vignette memiliki kencenderungan untuk menarasikan plotnya dengan tipe seperti demikian. Tapi, saia malah menangkap inti ceritanya kepengakuan cinta keduanya dan juga rasa penasaran Soojung tentang Myung yang kehilangan kekuatannya. Di akhir, jawabannya juga lugas. Bagus.

    Oya, ada beberapa salah ketik:
    1. Ia sudah tidak aneh lagi dengan segala kenjanggalan yang ada di negeri dongeng ini. >>> kejanggalan
    2. Penghapalkan >>> menghafalkan
    3. Pelukkan >>> pelukan (jangan ketuker dengan kata kerja ya)
    4. “Apakah kalian saling mencintai? Kalau begitu, aku tahu jawabannya, Nona Cantik.” Soojung kini terlihat begitu antusias mendengar perkataan Tuan Pohon. Ia pun mengarahkan telinganya lebih dekat lagi dan memasangnya dengan seksama. Tak boleh melewatkan satu kata sedikit pun!
    >>> untuk yang ini, saia merasa, alangkah lebih baiknya kalau kamu beri spasi paragraf di antara kalimat langsung dengan narasinya (…., Nona Cantik.” Soojung…), kalau kamu tulis dengan menyambung seperti itu, pembaca bisa salah menangkap kalau yang berbicara kala itu adalah Soojung, tapi ternyata yang berbicara ‘kan Tuan Pohon, sedangkan Soojung menanggapinya dengan begitu antusias.

    Well, tulisanmu bagus. Keep writing😀

    • HALO KAK ZURA~~😄 Aku langsung kesini waktu dapet sms dari kakak🙂 ehehehe, kebetulan lagi buka laptop, nonton video exo yg drama version terus… bikin menggila di malam hari ditambah sama komen super dari kakak ini yang begitu aduhai di mata (?) abaikan lah kak, > <

      seharusnya saya Kak, yang bilang makasih udah mau mereview ff saya😀 ah? manis kah? di mana letak manisnya? x) endingnya ya kak? o_o eh itu aku spontan, T__T bingung endnya kayak apa ya udah deh menggunakan dialog yang ….. bikin saya iri sama soojung /plaak/ masalah ide… itu juga spontan kak (/.\) soalnya aku selalu menggunakan cara aneh ketika membuat ff. dimulai dari bikin cover, terus summary, baru deh bikin ceritanya.. jadi ya gitu deh kak, absurd :3 sebenernya sih aku mau minta req cover ke kakak, tapi sepertinya merepotkan x) /skip/

      btw kak, shakeshpheree itu apa ya? T_______T saya gak tau /payah/ -_-soalnya saya gak begitu mengikuti film barat ._.

      wah kak, beneran deh kakak emang editor banget x) kupas semuanya sampai detil! aku suka kak, :") err, masalah karakter myungsoojung disini sebenernya itu karena aku bingung kak… mau ngejelasin apa ._______. jadi ya sepintas gitu deh xD eh iya ya? penulis terkadang suka gitu? aku juga pernah sih kayaknyaa melakukan hal itu /doorrr
      apa kak? surealis + fantasi? serius? apa ini bisa dikatakan sebagai surealis? ;____; makasih kak, dari dulu aku ingin sekali buat ff itu… tapi kayaknya gabisa. -_-

      eh narasi saya menarik? gak bertele-tele? aduh kak, serius deh masalah narasi saya gak tahu. ini dibuat ya mengalir gitu aja gitu. ahh pokoknya makasih kak buat komentarnya… {}

      1. ahh iya typo huehue :3
      2. ohh jadi hapal itu hafal ya kak? oke sip makasih! x)
      3. nah, aku inget sama review kakak di remorse. maaf ya kak waktu itu aku lupa… (/.\)
      4. eh? itu aku gak kasih spasi ya? waduh, x__x makasih banyak kak udah dikasih tahu! jadi nambah ilmu kan. semoga kak zura selalu sukses ya.. tetap berkarya kak!
      aku bakal langsung edit setelah ini😀

  4. Bagussss>< iya sih part kissingnya sesuatu banget._. aku ngebayanginnya 20 menit lama banget ya(?) loool keep writing!

  5. Keren banget ff nya!
    Td sempat bingung kenapa myung kok terkesan menjauh dari soojung,eh gak taunya dy gak mau soojung tw knapa kekuatannya hilang,
    harusnya blg aja sih toh soojung tetep terima kan😄
    gak tw kenapa pas myung blg dy udah bawa soojung dr bumi ke negerinya kok aku langsung kepikiran keluarga soojung,,kasian ditinggal cuma demi bs tinggal sama myung😄 #abaikan
    paling suka adegan pas ngmong sama om pohon…baek banget deh om ek,ngasi privasi ke myungsoojung buat ngelanjut acara bercumbu mesranya😄
    dan adegan itu jg adegan favoritku…gaah~ so sweet banget…ciumannya luamaaa😄
    salam kenal ya,aku reader baru ^^

  6. Huwalo~
    Pertama baca FF ini.. HUOO INI KEREN BINGIT APALAGI ADA BEAUTIFUL STRANGERNYA ITU LOH, PAS BANGET SAMA SI KRYS NYA YG PAKE JAMUR JAMUR ITU KAYAK DI TEASER LAGUNYA /okeinijiwafangirlingkumatt/ Tapi serius kok, ini FF kerenn, diksinya pas dan ngena (?) di hati, tapi bayangin ituloh.. Lagi puasa-puasa ngarang FF pake kiss scene 20 menit… Omo .-. Sorry yau, comment panjang entah ngebahas apa aja :3

  7. keren keren ^^
    suka banget sama cara penyampaiannya, sweetnya dapet.
    yaa ampun kemana aja yaa baru nemuin ff bagus begini?
    hehhe
    dan adegan kissing nya itu .. ckckck
    aku gga bisa gga ngebayangin😀
    bodo amatlah, udah cukup umur ini.
    hihhi ^^

  8. itu Karena….. ahh myungsoo sih langsung narik tangannya soojung untuk menghentikan jawabannya si pohon ek — terus mendadak myungsoo langsung nyium soojung dengan menuntut tanpa adanya perlawanan dari si soojung, tapi tak apalah aku tetep suka kok B-) myungsoo sama soojung terus akhirnya diajak myungsoo hidup abadi due dunia dongeng deh😉

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s