[Ficlet] Rain

poster1

Rain

A Fanfiction by:

Mizuky

|| Length: Ficlet | Main Cast: Jung Soojung and Kim Myungsoo ||

|| Genre:  Romance, AU, Teen, Fluff, Friendship | Rating: G||

Summary:

Hujan menjadi saksi bisu bagaimana rasa sayang yang diberikan oleh Kim Myungsoo untuk Jung Soojung.

.

.

.

Tak terlalu berharga, namun penting.

Itulah arti seorang Jung Soojung bagi Kim Myungsoo. Seolah perempuan itu selalu tahu bagaimana cara membuat hati Myungsoo nyaman saat bersamanya, ataupun membuat hati si Myungsoo berjungkir balik ketika Soojung berdekatan dengan lelaki lainnya.

Begitulah Soojung. Ia terlalu polos untuk paham arti dari tatapan dan senyuman yang diperlihatkan oleh Myungsoo. Atau bisa jadi kedua orang itu sama-sama belum menyadari kemungkinan-kemungkinan yang ada.

Mereka terlalu asik dalam sendi pertemanan mereka hingga membuat keduanya merasa nyaman dalam status seperti itu. Kendati demikian, tetap, keduanya saling menyayangi satu sama lain.

===

.

.

.

===

Hujan deras terus mengguyur wilayah Seoul tanpa henti. Beruntung kali ini tidak disertai angin dan badai yang akhir-akhir ini sedang menjadi biang utama permasalahan cuaca di Ibukota Korea Selatan itu.

Tetap saja, guyuran hujan telah melumpuhkan segala aktivitas yang sudah terencana dengan rapi.

Terlebih bagi Soojung. Ponselnya terus menerus bergetar, dan ia tahu bahwa eonni-nya—Sooyeon—telah  menunggunya di rumah untuk les musik.

Soojung merasa cemas.

Ia kembali mendongakkan kepalanya, namun hujan belum juga berhenti. Akhirnya, ia menyandarkan punggungnya ke tembok dingin karena lelah berdiri. Iris matanya terus memperhatikan orang-orang yang tergesa-gesa berlari untuk menghindari hujan.

Diantara mereka ada yang nekat tidak memakai jas hujan dan bermodalkan tangan di kepalanya, lalu mencoba menerobos kawanan air yang tengah jatuh menghujam bumi.

Sia-sia saja. Tubuhnya tetap basah kuyup dan ia kini terpaksa menepi di salah satu toko.

Soojung mendesis.

“Kenapa harus hujan? Kenapa lama sekali? Kapan terangnya?” gerutu Soojung sebal. Ia tengok kembali jam tangannya dan sudah menunjukkan pukul dua siang.

Ia sedang sial hari ini. Tadinya Myungsoo—sesaat sebelum pulang sekolah—telah menawari Soojung untuk pulang bersama, namun karena gengsi, jadilah gadis itu sekarang terjebak di tengah-tengah hujan. Sebenarnya ia bisa saja menelepon kakaknya dan meminta  untuk menjemputnya, namun karena lupa belum mengisi pulsanya, Soojung sama sekali tak memiliki pilihan lain selain harus menunggu hujan reda.

Gadis itu lalu menguap lebar.

Ia mengantuk. Tak ayal, hawa dingin yang tercipta saat hujan akan lebih enak dinikmati jika dirinya sekarang sedang bergemul di bawah selimut kamarnya.

Ah, Soojung terlalu berkhayal.

Plok.

Soojung terkesiap begitu ada seseorang yang menepuk pundaknya. Ia menoleh ke samping dan mendapati sosok Myungsoo.

“Kenapa belum pulang?”

Soojung cemberut kesal. “Aku terjebak hujan. Sial sekali hari ini. Aku lupa untuk membawa jas hujan. Padahal sebentar lagi ada les piano.”

Kepala Myungsoo lalu sedikit mendongak ke atas, dan masih mendapati mendung menutupi angkasa. “Sepertinya hujan kali ini akan sangat lama. Nih, pakai payungku saja. Setidaknya kau bisa pulang tanpa basah kuyup.”

Mulut Soojung membentuk sebuah senyum lebar. “Benarkah? Tapi, bagaimana dengan kau sendiri?”

“Sebelum berangkat, aku menyempatkan untuk melihat perkiraan cuaca di televisi, dan tahu kalau nanti akan hujan. Makanya aku bawa dua. Siapa tahu kau yang pelupa tidak membawa payung atau jas hujan,” terang Myungsoo.

Soojung melonjak gembira. Sekonyong-konyong dia langsung memeluk Myungsoo erat. Dan langsung melepaskannya begitu ia sadar mulai ada rasa hangat di wajahnya.

“Terima kasih. Besok kukembalikan payungnya.”

Myungsoo masih tersenyum ketika Soojung sudah pergi menjauh dengan membawa payung merahnya. Ia menjulurkan tangannya ke luar, dan langsung disambut oleh pasukan air.

Myungsoo menghela napas panjang.

Aku ‘kan laki-laki. Tidak akan demam hanya karena hujan kecil seperti ini.

Begitulah. Myungsoo langsung saja menerjang hujan tanpa payung ataupun jas hujan untuk melindunginya. Dan, tentu saja pakaiannya basah kuyup.

Jadi, semua yang dikatakan Myungsoo bahwa ia membawa dua payung adalah bohong.

Tidak mungkin ia mengatakan hal yang sebenarnya jika ia hanya membawa satu payung. Bisa-bisa Soojung akan menolak untuk menggunakan payungnya.

.

===

.

Keesokan harinya….

Ha—chi!!

“Kenapa kau tidak mengatakan yang sebenarnya, Myungsoo?!” Suara tinggi  Soojung membuat Myungsoo telonjak kaget.

Sambil mengusap hidungnya yang memerah ia menjawab pertanyaan Soojung dengan suara serak. “Apa boleh buat. Kalau aku berkata jujur, sampai malam pun kau tidak akan bisa pulang. Iya, ‘kan?”

Soojung membatu. Memang benar. Hujan kemarin berdurasi sangat lama. Bahkan sampai larut malam pun hujan masih deras mengguyur wilayah Seoul.

“Setidaknya aku bisa berjalan menepi.” Soojung lalu menunduk sedih. “tahu begini aku tidak akan meminjam payungmu. Kau jadi demam, ‘kan….”

“Hanya demam kecil. Setelah minum obat dan istirahat, paling segera sembuh. Tenang saja. Aku ‘kan laki-laki. Aku tidak mudah tumbang hanya karena demam ini.” Myungsoo lalu menunjukkan senyumnya di tengah-tengah batuk kecilnya.

Soojung mencibir.

Dasar, dia masih saja sombong saat sakit. Dasar, Myungsoo!

“Tapi, aku merasa bersalah dengan orang tuamu. Aku tak enak dengan paman dan bibi.”

“Sudahlah. Ayah dan ibu memaklumi, kok.”

Soojung tetap ngotot. “Tapi, Myung!!”

“Tidak apa-apa, Jung Soojung. Sudahlah, kepalaku terlalu pusing untuk bertengkar denganmu.”

Soojung menjadi tak enak hati melihat Myungsoo yang masih terkulai lemas di tempat tidurnya. “Istirahatlah yang cukup supaya besok kau bisa masuk lagi. Aku sudah mencatatkan pelajaran hari ini untukmu. Aku taruh di meja ya. Aku pamit pulang dulu.”

Myungsoo lalu menoleh ke arah Soojung. “Terima kasih. Hati-hati di jalan. Maaf merepotkanmu.”

Soojung tersenyum. “Tidak apa-apa. Sekali-sekali, membuatmu berhutang budi padaku itu menyenangkan.”

Myungsoo lalu mendengus kesal.

Cklek.

 

Soojung kini sudah berada di luar kamar Myungsoo. Ia lalu menghela napas sejenak. Kepalanya kembali menengok ke arah pintu kamar Myungsoo. Bibirnya pun tersenyum.

Yah, Myungsoo masih sama seperti dulu. Myungsoo bodoh.

Padahal—rupanya—kemarin Soojung membawa payung. Hanya saja dia lupa di bagian tas mana ia menyimpannya.

Soojung terkikik. Lalu, dengan langkah santai ia berjalan pulang menuju rumahnya.

Maafkan aku, Myungsoo.

.

.

.

E N D |

A/N:

Fiuh~ sudah berapa lama ya aku ngga nulis couple cetar ini? TT___TT aku kangen nulis MyungJung >< ah WB menganggu..

Asal-usul aku buat ini yaitu pas aku lagi nonton movie Conan yang “Jolly Roger In The Deep Azure” aduh sweet banget momen ShinRan pas masih remaja (alias Sinichi masih belum mengecil) yang pernah nonton, pasti tahu bagian mana yang aku buat latar fic ini😄 hoho.. /geplak/

At least, bersediakah kalian untuk mereview fanfic ini?😉

24 responses to “[Ficlet] Rain

  1. AHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHH ketawa dulu, ini singkat padat singkat membekas /halah, biar ga puas tetep aja suka TT____TT how cute you myungsoo x)) mihihihi udah ah aku bukan komentator yang baik. jadi maklumin aja ya =_= hahahah keep writing zukyyyyyyy! hwaiting! btw aku fauniqal………..BHAHAHAHAHAHHAHA :d

    • Haai fauniqal, sorry baru reply yaa😄 hoho..
      aduh biar ga puas tapi tetep aja suka itu maksudnya gimana yaa? .__. hoho.. okeeyy gapapa kok, asalkan kamu udah komen aku udah bahagia kok :3

      Makasih yaa😄

  2. End,,?
    Pendek bgt thor trus menurut ku endingnya gantung ><
    tapi ffnya bagus hehe

    • eh endingnya emang nggantung kok .__. hehe.. salahkan saja kenapa yang buat movienya cuman pendek momen ShinRannya kan aku juga gapuas TT /geplak/

      makasih ya udah komen ^^

  3. AAA ZUKY APAAN BANGET INI FLUFFNYA KETERLALUAN!! >, “Mereka terlalu asik dalam sendi pertemanan mereka hingga membuat keduanya merasa nyaman dalam status seperti itu. Kendati demikian, tetap, keduanya saling menyayangi satu sama lain.”

    Aku jadi inget seseorang……… tapi dalam dunia palsu sih /eh intinya aku suka fic ini meskipun ini juga bikin aku jadi flashback sih /.\ haha
    Ditunggu karya-karyamu yang lain ya, zuky! ^^

      • hoho komennya kepotong ya? gapapa kok, wp emang suka kaya begini -___- haha fluffnya keterlaluan? ._. aduh mana itu kalimat pertama, caps pulaak aku jadi seneng😳

        haha.. flashback ke mantan ya? .___. /frontal/ /ditabok/ /dibuang/ hoho.. okeyy aku juga menunggu karyamu.. dan maaf juga aku belum baca ff myungstalmu yang hidden feeling TT nanti aku baca deh😀 janji😀

        Makasih nabilaaah :*

  4. HAI DEK~ /lambai-lambai bareng shinichi :3

    Oke maaf ya aku telat soalnya baru bisa ol sekarang… T_T
    aku suka sama covernya loh, simple tapi manis apalagi itu kartun gitu~ u,u
    Oke langsung ke review / komentar (?)

    maaf, saya gak jago dalam mereview… apalagi kamu tahu sendiri lah bagaimana kemampuan saya dalam menulis… tidak pernah luput dari kesalahan, pun karena itu rasanya saya gak bisa mereview orang. saya lebih suka direview sama orang yang lebih jago :”)

    ini fluff! Mendadak akuu langsung teringat sama RAN&SHINICHI~ /terbang ke angkasa

    dari awal narasinya simple dan cukup membangun suasana😀 malahan dari awal aku udah bisa tebak myung pasti bakal ngelakuin sesuatu yang seromantis itu u,u dan yahh… bener meskipun dia bohong dan akhirnya demam deh /pukpuk myungsoo xD tapi disitulah letak fluffnya kalau bagi aku. apalagi waktu dia ngomong
    “..aku kan laki-laki, tidak mungkin demam karena hujan yang sekecil ini..”😄 ahhh~

    eh gak taunya dia malah demam… LOL~ berarti hujannya waktu itu mengandung kadar asam yang tinggi. jadinya bikin badan langsung sakit. beda kalau kadarnya itu 6 atau 7 alias netral.. pasti myung gak bakal sakit :3 *loh kok jadi melenceng ke kimia? xD #troll

    intinya saya suka! x)

    • Hai Kak Sari tercintaa :3 /narik Ran/

      hoho itu asal comot sembarang aja dari gugel, dan aku kasih efek-efek sedikit, jadilah cover seperti itu :3 jadi yang berjasa yang buat gambarnya😄 aku juga suka kok, simple, tapi manis gimana gitu😳 semanis cintaku ke Myungsoo lah~ /geplak/

      aduh gapapa kok kak ^^ err.. kalau gitu ntar aku ganti bahasaku deh~ aku ntar ngomongnya “maukah kak Sari membaca fanficku yang abal ini?”🙂 /sodorin Daehyun/

      udah ketahuan lah yaa😄 dari judul cover isi prolog😄 ditengah-tengah hujan, pasti ntar Myung minjemin payungnya ke Soojung :3 hakhakhak😆

      haha serius deh itu aku yang bikin ga tega juga sih😆 minjemin payungnya, dan ternyata dia bohong sampe bikin demam gitu😄 hm hujannya kan lama sekali, udah gitu di Seoul kalau lagi hujan, suhunya bisa meningkat beberapa derajat jadi kalau Myung demam kayaknya wajar deh .__.

      kecuali kalau Myung superman (eh Myung bisa jadi superman kok.. Myung SOO parman😄 /geplak/) okeyy maaf tadi itu gaje..

      makasih kak sari :33

  5. KAK SALAHKAN LES SAYA KENAPA SAYA BISA TELATT!! QAQ
    Maaf kalau saya telat ya kak u,u

    Ini… mirip saya real lifenya temen kak’-‘ ceritanya tentang cowok yg dia sukai minjemin payung buat dia disaat hujan deras di sekolah QAQ IRI SAYA KAK IRI!! /?

    Kak, anda membuat saya galau kak TT jadi inget kakak kelasku kak QAQ huaaaa~ tp gapapalah, cinta saya bertepuk sebelah tangan *curhat*

    back to the real one xD
    bahasanya meskipun simple-simple aja tapi JLEBJLEBJLEB kak’-‘)/ and… i need SEQUELNYAAAA~~ *dance fantastic baby* lalu pas bagian Myungsoo sakit itu lho kak, Soojung sama Myungsoo berduaan di kamar (/.\) <– saya malah mikirin ini deh kak xD

    Saya ga jago dalam hal komentator apalagi review .___. jadi.. SEKIAN:3
    See ya kak~~~~~~~~~~~

    • Hai sasha cantik😄 hehe.. gapapa sih, aku malah belum baca ff kamu u,u
      err.. KOK PADA PUNYA SWEET ROMANCE SAAT HUJAN TURUN siihh.. aku gapunya TT
      uh ini ituhyaa udah keterlaluan sweetnya TT haha.. aduh cintaku juga bertepuk sebelah tangan kok de :””) dua kali harus hancur hatiku TT /lupakaan okeyy/
      hoho..

      aduh jleb apanya dek? ‘_’)a perasaan biasa aja deh ini.. hoho😆 sequel? sequel? SEQUEL?!! bunuh aja aku okee… aku pusing nih mikir project yg blm selesai -_- aduh…
      eh enggaaaak mereka mah ga ngapa-ngapain di kamar, masa Myung yg lg demam batuk pilek kaya gitu ngapa-ngapain Soojung? keburu ditonjok sama Soojungnya dong.. haha😆

      ah gapapa kok, makasih yaa atas komennya cintaaa :))

    • eh hampir mirip yang mana? boleh kamu kasih link ke aku ngga? aku sama sekali ngga nyontek apapun pas bikin ff A Case -_- kasusnya pun aku cuman belajar dan milah-milih dari Conan.. bisa kamu kasih link ffnya?
      tolong saya selalu mencantumkan nama saya sebagai pembuat ff yaitu Mizuky…

  6. Haloo Zuky!! Saya iseng-iseng ngasih review nggak jelas boleh nggak?😀

    Kalau bicara soal cerita yang manis-manis, rasanya tak perlu ada yang saya koreksi atau komentari dari kamu. Cerita fluff kamu tidak pernah tidak ‘manis’. Sweet Moment, terus sama cerita MyungStal kamu juga yang mereka naik-naik pohon itu (saya lupa judulnya apa), semuanya bikin saya senyum-senyum sendiri, walaupun aslinya saya nggak terlalu gemar membaca cerita bergenre semacam ini. Tapi karena sering baca, ternyata asyik juga ya bayanginnya😀

    Saya suka gaya penarasian kamu. Diksinya yang kamu pakai sederhana, simpel, tapi pas untuk menyampaikan pada pembaca. Tak ada masalah apapun ketika saya baca cerita ini😀

    Aduh, itu Soojung aneh-aneh aja. Masa dia bisa nggak tahu kalau ada payung dalam tasnya? Kalau sampai Myungsoo nggak datang meminjamkan payung, bisa dibayangkan bagaimana menderitanya Soojung karena harus pulang larut malam, eh nggak tahunya ada payung di tasnya. Myungsoo pun jadi korban karena kekonyolan dia😀

    Apa yang dilakukan Myungsoo itu gentle banget! Rela mengorbankan kesehatannya, yang penting Soojung bisa sampai ke rumah dengan selamat. Ah, kalau saya punya pasangan seperti Soojung, saya pasti juga akan melakukan hal yang sama. Laki-laki mana sih yang tega lihat wanitanya menderita?😀

    Sekian dari saya. Saya bacanya dari ponsel, jadi rada sulit kalau mau nulis lebih banyak lagi. Maaf jika komentar saya ini nggak jelas ya! Semangat terus untuk menulisnya ya!!
    Andri Valerian

    • hello kak andri well aku baru tau kak andri baca ff ini masaaaa ;_; aduh kudet sekali sayaa /.\ dan jujur rasanya tuh aku pengen tenggelem T_T ff ini jeleeeeknya minta ampun TT_____TT

      dan well, kalau masalah fluff sih aku selalu gagal kak, kalau fluff aku gagal sekali T_T ah ya sudahlah intinya makasih ya kak udah mau komen😀 what a great pleasure ;’) /sobs/

  7. Pingback: [My Top Fanfiction] | Little light..·

  8. first, myungsoo lelaki lemah -__- then, krystal pelupa parah, males pula nyari payungnya. but, gatauuuuu.. suka aja wk, jangankan shinici ran apa L krystal, kalau orang awam pun kita lihat begini juga romantis gimanaaaa gt wkwk

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s