[Series] Knock The Walls Down (Pendant Necklace Eiffel)

316760_128175533956186_100002912212492_159310_1285546779_n1

Title:
Knock The Walls Down
(Pendant Necklace Eiffel)

Cast:
Jung Soojung
Kim Myungsoo

Genre: Fluff, Friendship, Romance (Coming Soon) || PG: Teen || Length: Series

Disclaimer: This fanfic is pure belong Feyoung! Cast not belong to me and I just borrowed the name.

 

Summary:
Soojung dan Myungsoo, Ya mereka bersahabat –lengket sekali malah- Soojung selalu bercerita mengenai eropa pada Myungsoo dan Myungsoo selalu bercerita Basket pada Soojung. disetiap cerita pasti ada keunikkan sendiri dibalik pembicaraan mereka.

[2015]
-Feyoung-
Persent

 

Hari dimana myungsoo memperingati kelahirannya didunia. Soojung sudah menyiapkan hal itu jauh – jauh hari. Mulai meminta orang terdekat memilihkan kado yang cocok untuk selera Myungsoo sampai menyiapkan Party untuk Myungsoo.
Namun, disaat beberapa jam lagi Hari H itu datang, Soojung malah merusak rencananya sendiri. Melupakan Kado yang seharusnya dibeli pukul 15.00 SKT sampai tidak melakukan reservasi tempat untuk merayakan ulang tahun Myungsoo disebuah café dekat dengan kampus Myungsoo.

List catatan –Hadiah ulang tahun untuk Myungsoo- yang sudah disiapkan Soojung tiba – tiba saja menghilang. Hampir saja kamar menjadi sebuah kapal pecah jika saja Soojung tidak menerima pesan diponselnya.

From: (Myung)

‘Adik kecil, Kau membolos sekolah ya? temanmu bertanya padaku, tadi. Jangan dibalas! Kau akan mendapatkan hukuman karena membolos sekolah’

“Ishh”  Soojung mendengus kesal setelah menatap layar ponsel miliknya. Segera Soojung melempar ponselnya diatas ranjang berwarna pink tersebut.
Soojung keluar dari kamar dengan membawa tas Jinjing kecil berwarna Putih, tak lupa juga dengan Coat berwarna Hujau tua yang berada ditangannya. Soojung sepertinya lupa lagi dengan List Hadiah tersebut.

Biasanya jika menunggu Myungsoo pulang kuliah, Soojung selalu duduk diayunan taman belakang rumah Myungsoo. Tak jarang juga ibu Myungsoo menemani Soojung untuk sekedar bercengkramah. Namun Hari ini Ibu Myungsoo mengatakan pada Soojung bahwa beliau akan pergi kerumah Nenek Myungsoo. Jadi Soojung sendirian ditaman belakang rumah Myungsoo. Perlu diketahui bahwa Myungsoo dan Soojung adalah anak tunggal, jadi sepertinya mereka mengerti pikiran masing – masing, yaitu sama – sama kesepian!

Jam menunjukkan pukul 5 Sore. Biasanya Myungsoo selalu pulang tepat waktu setelah Kuliahnya selesai. Soojung sudah hafal betul Jam Myungsoo Sampai dirumah.
Namun setelah jam 5 lewat 30 menit, Myungsoo tak kunjung menunjukkan batang hidungnya. Soojung semakin was – was. Mungkin ada sesuatu pada Myungsoo! –Batin Soojung.

Segera Soojung bangkit dari tempat duduknya –Ayunan- kemudian segera menyelusuri jalan yang selalu dilalui oleh Myungsoo untuk pergi menuju Kampus.

Jalan ramai dipadati oleh pekerja, namun ada juga yang berseragam sekolah ikut memadati jalanan trotoar yang mengarah dipertokoan dekat dengan Sungai Han.
“Myung, kau dimana?”
Soojung masih tetap melanjutkan jalannya, dia teramat sangat khawatir pada Myungsoo.

Disebuah Toko penjual Kalung, Myungsoo berada.
Dia berniat membeli sebuah kalung yang bermotif menara paling terkenal sejagat raya, Eiffel. Seulas senyum terpatri dibibir Myungsoo. Dapat! Dia mendapatkan kalung yang sudah lama diincarnya itu. Sudah lama ia menginginkan kaung tersebut untuk seseorang. Menyisahkan uang bulanan yang diberikan Ayahnya untuk membeli kalung liontin bermotif menara Eiffel, seperti hal yang sering Soojung ceritakan pada Myungsoo.

“Ajumma aku mengambil kaling liontin ini, uangnya pas dengan bandrol harganya. Khamsahamida
tanpa banyak bicara lagi, Myungsoo segera keluar dari toko khusus menjual barang liontin kemudian bergegas menuju rumah untuk menunjukkan kalung itu pada Soojung.
bayangan seorang gadis dengan tinggi yang tak terlalu menjulang, rambut panjang berwarna hitam pekat yang sengaja diurai dengan dress dibawah lutut –sedikit- menjadi kilasan pertama yang dilihat oleh myungsoo ketika keluar dari toko tersebut.

Gadis itu seakan bingung dengan arah yang akan ditujunya. Menengok kekanan-kekiri seakan bimbang dengan kata hatinya dan pikirannya. Myungsoo mendekat, langkah kakinya sedikit dibuat melebar agar segera sampai ditempat gadis itu berdiri.
Benar kan? Dia-lah Soojung!

Kata hati seorang sahabat memang tidak akan pernah mereset. Mungkin jika mereset itu karena sebuah, kesalahan kecil?.

Soojung menengok disebelah kanan ketika dirasa ada seseorang yang berdiri pas disampingnya.
Eh, Myungsoo?” Soojung tersenyum senang ketika berhasil menemukan myungsoo. Sebenarnya Soojung tidak menemukan myungsoo sih, malah Myungsoo yang menemukan Soojung.

“Kenapa disini? Menemui pacarmu, ya?”
Jika boleh Jujur, Soojung kurang suka dengan perkataan Myungsoo beberapa detik lalu. Seakan dirinya tak ada kesempatan untuk lebih mendekati myungsoo dari seorang sahabat. Soojung ingin lebih!

“Tidak! aku hanya khawatir pada seseorang, mungkin saja dia lupa dimana letak jalan menuju rumahnya” Soojung mulai melangkahkan kakinya pelan. Myungsoo pun masih mengekor pada Soojung. lalu sampai disebuah taman yang ramai dengan berbagai kalangan masyarakat, Soojung menghentikan langkah kakinya dengan duduk disebuah kursi panjang berwarna putuh yang mengarah pas didepan Sungai Han.

“Kenapa duduk disini? Tidak ingin pulang kerumah?”

Lagi.
Myungsoo masih mengikuti kemana roh Soojung membawa tubuhnya berjalan.

“Pulang saja sana! Aku menunggu pacarku. Jangan sampai dia melihatmu karena dia sensitive terhadap pria yang mendekatiku” Myungsoo tersenyum samar mendengar perkataan Soojung. memang, siapa sih kekasih Soojung? setahu Myungsoo dari kecil sampai sekarang Soojung tidak pernah keluar rumah tanpa Myungsoo, Minus ketika Soojung pergi dengan kedua orang tuanya atau pergi kesekolah itupun Myungsoo masih mengantarkan Soojung sampai dia masuk kedalam Bus.

“pacarmu tampan tidak? Lebih tampan aku atau pacarmu?”

BOOM!    

Dari sekian banyak teman satu kelas Soojung –lelaki- menurut Soojung, hanya Myungsoo saja yang tampannya diatas rata – rata. Katakanlah Soojung munafik jika dia mengatakan lebih tampan kekasih hayalannya dari pada Myungsoo.

“Pergi sana! 2 menit lagi kekasihku akan datang. Jika sampai rumah, kunci pintu rumah karena Ibumu menjenguk Halmoni”
Soojung yang semakin Acuh dan myungsoo yang semakin gemar menggoda Soojung.

“Sebenarnya aku mau memberikan ini pada gadis cantik yang sedang merajuk. Tapi dia malah mengusirku, menyebalkan!” Perlahan Soojung melirik benda yang ada ditangan Myungsoo, sebuah kalung liontin bermotif Menara Eiffel. Itukan Kalung yang pernah Soojung beli dulu, namun kalung yang seperti itu –Milik Soojung- sudah lama Hilang karena keteledorannya ketika berlari marathon disekolah. Waktu itu ketika soojung bercerita pada Myungsoo, malah Myungsoo memarahinya. Aneh bukan? Soojung membeli kalung dengan uangnya sendiri, lalu kenapa Myungsoo harus marah? “Mau menerima Kalung ini? Tapi jika tiba – tiba nanti pacarmu memberikan kalung dengan motif yang sama, mau menerimanya?”

Bingung, itulah hal pertama yang dirasakan oleh Soojung. antara mengambil kalung yang sudah lama diimpikannya itu atau malah membiarkan Myungsoo membawa pergi kalung itu bersamanya.

“Boleh aku memilikinya? Aku janji tidak akan menghilangkannya lagi” Ah, Soojung! kau melupakan bahwa tadi dirimu sedang merajuk.

Nah, milikmu sekarang” Myungsoo memberikan kalung liontin itu pada Soojung. seketika soojung tersenyum dengan memancarkan kebahagiaannya mendapatkan kalung liontin bermotif menara eiffel yang dibelikan oleh Myungsoo.

Thank’s

Oh Soojung.
tak tahukah kau bahwa Jantung myungsoo sekarang seperti baru saja berlari marathon?
hanya melihat Senyum Soojung sudah membuat kobaran api asmara Myungsoo pada Soojung menyala sempurna.

“Simpan baik – baik, Ok? Aku tidak mau membelikan kalung yang seperti itu lagi”

Ah, Myungsoo. Kau memang yang terbaik dan maaf, aku tidak membelikanmu hadiah dihari ulang tahunmu” Dengan refleks Soojung memeluk Myungsoo dari samping. Pelukan sebagai hadiah ulang tahun Myungsoo, Mungkin?

Bisa membayangkan bagaimana Myungsoo dan Hatinya sekarang?


END

A/N:
hello!
Sorry I just back here🙂
what about the story? interested? let’s review ^^

4 responses to “[Series] Knock The Walls Down (Pendant Necklace Eiffel)

  1. anyeong…
    saya pendatang baru disini. ff di sini bagus bagus

    ceritanya bagus krystal lucu. terlebih myungsoo dan krystal di kabari pacaran dgn foto foto di instagram mereka.
    semoga bener bahwa mereka pacaran.

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s