[VIGNETTE] Lucky To Have You

Almightykeyya ©2016 present

Lucky To Have You

staring; Krystal Jung – L Kim
genre; romance
lenght; vignette
rated; pg

“I’m so lucky to have you, Jung Soojung.” -L Kim

Pria itu nampak gusar. Sudah beberapa kali desahan berat keluar dari mulutnya. Beberapa kali juga dia menempelkan ponselnya itu ke telinga –tak pernah ada jawaban dari sebrang sana. Pria itu terus mondar-mandir di depan sofa –mendudukan diri dengan gelisah kemudian bangkit lagi dan melakukan aktifitas yang sama –menelpon seseorang.

Kim Myungsoo berdiri di depan cermin rias –di ruang ganti khusus untuk Infinite. Kali ini mereka akan tampil di sebuah acara musik  yang sudah biasa diselenggarakan pada akhir tahun. Myungsoo sangat menantikan acara semacam ini karena –ugh, jarang sekali Infinite bisa satu panggung dengan f(x). Yeah, pria itu menunggu momen satu panggung dengan sang kekasih –sebenarnya.

Myungsoo tak akan segelisah ini sekarang –jika bukan karena Soojung yang susah untuk dihubungi. Pria itu sudah menelpon manajer f(x), namun Oppa bagi para gadis-gadis itu mengatakan jika Soojung sudah beberapa hari tidak menginap di dorm. Myungsoo semakin dibuat gelisah.

“Myungsoo, cepat ke back stage. Sebentar lagi giliran kita.”

Itu Woohyun –yang muncul dari balik pintu. Myungsoo menggangguk, memberikan kode pada Woohyun jika dia akan keluar sebentar lagi.

Untuk sesaat Myungsoo kembali mendesah saat menatap layar ponselnya yang masih menggelap. Dalam hatinya dia berharap jika Soojung akan menelpon atau sekedar mengirim pesan padanya saat itu juga. Nihil.

Myungsoo meninggalkan ruangan itu dengan perasaan yang bercampur aduk.

**

Sementara itu ketika semua member Infinite tengah menunggu giliran mereka di belakang panggung, Myungsoo masih belum fokus –Jung Soojung memenuhi pikirannya.

Ya! Kim Myungsoo! Apa yang kau pikirkan, uh?”

Hoya yang berada di dekat pria itu menepuk bahu Myungsoo sedikit kencang.

Ugh. Anniyeo.” Kilahnya.

Hyung. Aku melihat Soojung.”

Myungsoo melihat ke arah yang ditunjuk oleh Sungjong. Tak begitu jauh dari balik panggung. Nampaknya seseorang yang sudah membuatnya gelisah itu baru saja datang –gadis itu terlihat sedang memulihkan pernafasannya akibat berlari.

Seseorang di belakang Soojung menepuk bahu gadis itu –memberikan sebuah botol mineral padanya. Pria itu –orang yang sedang bersama Soojung –melakukan hal yang sama, memulihkan pernafasannya.

..mereka terlihat sangat akrab, karena setelahnya mereka tertawa bersama.

“Infinite –sekarang giliran kalian.” Seru seorang crew.

Satu persatu member Infinite menaiki tangga, begitu pun dengan Myungsoo yang berada di paling belakang. Kedua mata tajamnya tak melepaskan pandangan dari Soojung dan sosok pria yang sedang bersamanya –bersama kekasihnya.

..Lee Taemin.

**

Instrumen awal dari lagu Bad milik Infinite sudah mulai terdengar dan semua member tengah siap di posisinya masing-masing. Satu persatu member menyanyikan partnya dengan sangat baik –begitu pun dengan dance yang terlihat sangat kompak dan apik.

Aww.” Pekik Myungsoo tiba-tiba saat  dia merasa ada yang menginjak kakinya dengan cukup keras. Sontak penonton terlihat kaget saat visual Infinite itu terjatuh di pertengahan lagu.

Dongwoo –yang ternyata tanpa sengaja menginjak kaki Myungsoo juga nampak kaget. Pasalnya Myungsoo telah salah melakukan gerakannya. Namun demi menjaga keprofesionalan mereka, tak satu pun dari member Infinite menghentikan pertujukan –demi menutupi Myungsoo yang masih terduduk karena sepertinya pria itu tak bisa berdiri lagi. Myungsoo meringis saat beberapa crew membawanya dengan kursi roda.

**

“Kau bisa mendengarku, Myungsoo?”

Suara manajer Infinite itu membangunkan Myungsoo. Pria itu memaksakan matanya untuk terbuka mekipun rasa kantuk masih menempel pada pelupuk matanya.

Ugh. Apa yang terjadi? Aww!

Myungsoo baru bisa sadar sepenuhnya saat dia merasakan sakit pada kakinya. Myungsoo tidak percaya jika kini dia melihat pergelangan kakinya terbalut perban.

“Kenapa kau begitu ceroboh, sampai bisa melukai dirimu sendiri?”

Myungsoo ingat jika tadi malam Infinite menghadiri acara musik dan dia salah melakukan gerakan pada pertengah lagu –Dongwoo menginjak kakinya tanpa sengaja sampai dia terjatuh dan melukai pergelangan kakinya. Myungsoo mendesah berat. Dia hanya bisa merutuki kebodohannya sendiri.

“Kenapa aku tidak dibawa ke dorm saja?”

Myungsoo baru sadar jika dirinya kini berada di apartemen pribadinya.

“Kau perlu istirahat beberapa hari. Itu pesan dokter. Kau hanya perlu memulihkan pergelangan kakimu dulu. Setelah itu kau bisa kembali ke dorm. Sementara ini –kau tidak diperbolehkan untuk ikut tour.” Ujar sang manajer.

Myungsoo kembali mendesah.

Ugh. Aku akan mati kebosanan, Hyung!

**

Cahaya matahari pagi itu menyapa Myungsoo dengan lembut. Pria itu tak ingat jika dia memiliki tirai yang secara otomatis dapat terbuka di pagi hari. Maka kedua matanya terbuka –meskipun matanya harus menyipit lagi untuk menahan cahaya matahari.

“Selamat pagi.”

Suara lembut dari seorang perempuan yang kini duduk di pinggiran kasurnya membuat Myungsoo terbangun dan menyandarkan punggung pada sandaran tempat tidur. Tangannya sibuk mengucek matanya yang masih nampak buram.

“Soojung?”

Perempuan yang dipanggil Soojung olehnya itu tersenyum hangat.

“Kau sudah nampak pulih. Apa masih terasa sakit?” Tanya Soojung saat melihat balutan perban masih menutup pergelangan kaki Myungsoo.

“Tidak terlalu. Sudah berapa lama kau berada di sini, Soojung?” Tangan Myungsoo terangkat untuk menyentuh puncak kepala Soojung. Jantungnya masih berdegup tak karuan saat membelai surai perempuan di hadapannya itu.

“Sudah hampir dua jam. Aku sudah memasakkan sup untukmu. Kajja, kau harus cepat makan.”

Hatinya selalu merasa hangat jika Soojung berada di sisinya, dan dia akan sangat gelisah jika Soojung tak ada.

..seperti tempo hari.

Myungsoo menggenggam tangan Soojung.

“Kemana kau beberapa hari yang lalu? Aku tidak bisa menghubungimu sama sekali. Manajermu bilang jika sudah beberapa hari kau tak menginap di dorm. Kemana kau, Soojung?”

Jung Soojung ingin tertawa saat Myungsoo menyerbunya dengan berbagai macam pertanyaan. Namun Soojung menahan tawanya.

Mianhae, aku tidak memberitahumu lebih awal. Hmm. Seminggu yang lalu –setelah f(x) tampil di China, tiba-tiba Eomma menelponku. Dia mengabariku jika Sooyoun Eonni masuk ke rumah sakit. Aku langsung terbang ke Canada dengan penerbangan paling pagi –dan aku melupakan ponselku.”

“Kenapa kau tidak memberitahuku, Soojung. Aku sangat khawatir.”

Soojung meyelipkan rambutnya ke belakang telinga.

Uhm. Sebelumnya aku adalah perempuan yang selalu melakukan apapun sendirian. Aku belum pernah memiliki hubungan dengan seorang pria. Aku tidak tahu harus melakukan apa dengan pasanganku, aku tidak tahu harus menghubungi pasanganku pada waktu tertentu. Aku –masih belum mengerti bagaimana sepasang kekasih saling berbagi. Jadi –aku minta maaf.”

Myungsoo tersenyum saat melihat rona merah di kedua pipi Soojung. Perempuan itu sangat manis, jujur, dan polos. Tak pernah berubah –masih sama seperti pertama kali Myungsoo bertemu dengan gadis itu beberapa tahun lalu, saat mereka di pasangkan untuk menjadi model salah satu brand seragam sekolah. Saat itu pula Myungsoo tertarik pada Soojung.

Gwaenchana, Soojung-ah.”

Gomawo.

“Soojung-ah.”

“Hm?”

Myungsoo menatap dalam kedua manik mata Soojung, entah apa yang dicari oleh pria itu.

“Jangan terlalu dekat dengan Taemin.”

Alis Soojung terangkat. “Waeyo?

Pria itu memalingkan wajahnya. “Pokoknya jangan terlalu dekat.”

Soojung tersenyum jenaka. “Apa kau cemburu?”

“Tidak.”

“Lalu kenapa?”

Eopseoyo.

Soojung mencoba menggoda Myungsoo dengan mendekatkan wajahnya pada wajah Myungsoo, membuat pria itu merasa salah tingkah. “Hajima!” Pekik Myungsoo.

“Katakan jika kau cemburu, Oppa.

Andwae.

“Yasudah. Jika kau tidak cemburu. Nanti malam Taemin Oppa mengajakku makan malam bersama. Kau tidak cemburu, kan?”

“YA! Jung Soojung –kau ingin kaki ku yang lain terluka, eoh?

Soojung menjauhkan wajahnya. “Jadi kakimu terluka karenaku. Bagaimana bisa?”

Myungsoo mendesah pelan.

“Insiden aku jatuh saat itu karena –karena aku sedang tidak fokus pada bagianku. Sebelumnya aku gelisah karena tidak bisa menghubungimu, tiba-tiba saja aku melihatmu bersama Taemin berlarian dan tertawa bersama. Sepanjang pertunjukan –aku memikirkan mu yang sedang tertawa bersama Taemin. Aku –benci itu.”

Soojung menekap mulutnya.

Eommona! Aku benar-benar tidak tahu.”

Seulas senyum terlihat dari bibir Myungsoo. Tangan pria itu segera menggenggam tangan Soojung –Myungsoo tak ingin membuat perempuan itu merasa bersalah.

“Tapi sekarang aku sudah tidak apa-apa. Aku hanya terlalu sensitif saat itu.”

Soojung memeluk Myungsoo dengan erat.

Mianhae, jeongmal mianhae.”

Ada rasa lega dalam benak Myungsoo setelah dia bersyukur bisa memiliki Jung Soojung. Seseorang yang telah menjadikannya pria pertama dalam kehidupan perempuan itu –hmm, mungkin setelah Ayahnya. Myungsoo mengelus puncak kepala kekasihnya, membuat Soojung semakin terisak dalam pelukannya.

 

FIN

 

 

N/B; Gak tau kenapa tiba-tiba muncul ide buat bikin vignette yang -ugh, gak jelas banget ini. Idenya lewat gitu aja dan aku pikir sayang kalo dibuang, tapi tetep gak sesuai sama jalan pikiran. halaah~ maaf kalau ada kalimat yang kurang berkenan atau semacamnya; atau kekurangan dari cerita diatas. Hitung-hitung buat selingan MP (Marriage Proposal) dulu gapapa kan ya? hehe, MP bakal dipost dalam waktu dekat kok, so stay tune~
keep support dan jadi lah seorang pembaca yang baik ya *deep bowing*😉

7 responses to “[VIGNETTE] Lucky To Have You

  1. Baper deh thor, berharap itu kenyataan MyungStalnya 😁 #inijangandibangunin #biarkanbermimpi 😂
    Lumayanlah thor ada bacaan MyungStal, tapi awalnya aku kira bakal update MP, tapi gak apa-apa ceritanya cukup manis 😆 MPnya ditunggu ya thor, semangat 😊

  2. Bagus bgt ini ffnya, aku suka aku suka. Coba dong thor bikin ff yg main castnya minstal. Gomawo😀 Saranghaeyoo :*

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s