[Ficlet] Balon Udara

balon udara

Balon Udara

Stalkim98 || Kim Myungsoo-Jung Soojung || AU, Fluff, Friendship || G || Ficlet

Aku punya pensil ajaib, kauingin kugambarkan apa?

Myungsoo mengerjap tak percaya. Tiba-tiba saat ia membuka mata, sebuah pensil berukuran lebih besar dari pensil pada umumnya sudah ada di genggamannya. Sebelum tidur siang tadi, ia berdoa agar bisa mempunyai apa yang digambarnya. Pasalnya, Kim Myungsoo memiliki bakat luar biasa dalam hal menggambar.

“Bukalah matamu.”

Myungsoo masih terngiang dengan ucapan seorang wanita yang ia sendiri sudah lupa bagaimana wajahnya. Yang Myungsoo ingat hanya wanita itu memakai gaun putih dan sebuah jepit putih yang menghias rambut panjang wanita itu. Myungsoo yang menyadari ucapan wanita itu awalnya hanya mengerutkan kening tidak mengerti. Tetapi tiba-tiba saat ia membuka mata, ia sudah menemukan pensil itu.

“Soojung-ah, aku punya pensil ajaib, kauingin kugambarkan apa?”

Soojung yang mendengar pertanyaan Myungsoo menaikkan sebelah alisnya. “Ajaib bagaimana?”

Senyum Myungsoo mengembang. Ia mendekatkan wajahnya dan berbisik tepat di telinga kanan Jung Soojung, “gambarku bisa menjadi nyata.”

Kedua mata Soojung membulat. Mulutnya pun terbuka lebar. Sedetik kemudian menatap Myungsoo yang tengah tersenyum lebar. “Jinjja?”

Kepala Myungsoo mengangguk. “Marebwa, kauingin kugambarkan apa?”

Soojung menelengkan kepalanya, berpikir sejenak. “Balon udara, aku ingin naik balon udara, Myungsoo-ya,” sahut Soojung kemudian.

Myungsoo tersenyum lalu menarik tangan Soojung, membawa gadis itu ke tanah lapang yang cukup luas. Lalu setelahnya, Myungsoo mulai menggoreskan pensil ajaibnya di atas kertas putih yang sudah disiapkannya.

Kertas bergambar balon udara yang tidak terlalu besar itu diangkat tepat di depan wajah Myungsoo dan Soojung. Sepersekian detik kemudian, Myungsoo menurunkannya dan tampak wujud balon udara di hadapan mereka.

Decak kagum muncul di wajah keduanya. Soojung segera menarik tangan Myungsoo dan menuju ke balon udara yang cukup untuk mereka berdua.

“Ayo masuk,” ajak Soojung yang sudah lebih dulu menempatkan diri.

Myungsoo masih mematung. “Tapi–“

“Ayo.” Soojung menarik tangan Myungsoo dan segera menurunkan beban yang ada agar balon udara yang mereka naiki bisa terbang. “Wah–“ Soojung tersenyum lebar, menampakkan sederetan giginya. Kepalanya menoleh pada Myungsoo yang masih menggenggam pensil dan kertas yang masih kosong. “Myungsoo-ya, kau–“

“–aku takut ketinggian,” sela Myungsoo. Matanya masih terpejam. Tubuhnya kaku. Ia benar-benar tidak berani membuka matanya dan memandang dunia yang seharusnya ia nikmati bersama seseorang yang disukainya. Ah! Myungsoo merutuk dalam hati. Itu benar-benar memalukan!

“Myungsoo-ya, buka matamu! Myungsoo-ya.” Soojung mengguncang keras tubuh Myungsoo. “Ya Kim Myungsoo!”

Myungsoo membuka matanya. Ia mendudukkan tubuhnya yang masih sedikit lelah. Pandangannya mengedar ke penjuru ruangan. Matanya mengerjap beberapa kali. Ia tidak menemukan Soojung dan pensil ajaibnya. Ah, ternyata Myungsoo hanya bermimpi.

.

.

Fin

.

.

.

2 responses to “[Ficlet] Balon Udara

What Do You Think? Write Down Here!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s